Please, Don’t Go!

Cast : Choi Minho, Lee Taemin
By : bluesch
a/n : kali ini saya mau mengapresiasi salah satu scene anime favorit saya yg menurut saya itu bikin gregetan sekaligus so sweet. bukan maksud mencuri ide atau apa, hanya menyadur dibuat versi tumin.

nb : kata bercetak miring berarti ucapan dalam hati yaa ^^

– CUE –

Ding Dong.. Ding Dong..

Sudah lumayan lama aku berdiri di depan pintu apartement ini. Tak ada jawaban. Terdiam dan merenung, sebenarnya apa yang membuat Minho-ssi begitu dingin kepadaku saat pulang kerja hari ini. Dia adalah bos ku ditempat kerja sekaligus -tanpa disengaja- tetanggaku.

Aku tak tahu pasti apa yang membuatku betah berdiri di depan pintu ini. Pikiranku menolak untuk hanya menanyakan apa yang terjadi sebenarnya, tapi aku tak tahu mengapa tubuh dan hatiku berkata lain. Nyatanya, aku masih tak percaya dengan apa yang aku lakukan sekarang.

Masih tak ada jawaban. Aku pandangi pintu itu, menelisik, dan bertanya, ‘Bukankah tadi Minho-ssi pulang bersamaku? Aku yakin dia masih didalam,’

Ding Dong Ding Dong Ding Dong!

Kutekan terus bel itu secara cepat. Berusaha membuatnya jengah dan akhirnya menyerah membukakan pintu. Benar saja. Dia jengah. Dia tak keluar, hanya bertanya lewat LCD didepanku.

“Hentikan. Ada apa Taemin-ssi?” hanya terdengar suara dingin di LCD itu.

“Eum.. Tadi pagi eommaku mengirim kimchi ini. Aku rasa ini terlalu banyak untuk kusantap sendiri. Jadi.. Aku ingin berbagi denganmu, Minho-ssi,” jawabku sedikit gugup. Benarkah hanya ini tujuanku kemari?

Ceklek. Ia membuka sedikit pintu itu. “Oke. Terima kasih,” ia masih dingin seraya mengambil kotak makan berisi kimchiku. ‘Eoh? Ia masih memakai mantel luarnya. Mau kemana dia malam-malam begini?’

“Hanya letakkan kimchi ini di lemari pendingin, maka akan bertahan sampai beberapa hari,” hanya dijawab dengan gumaman malas olehnya. Dan akan menutup pintu begitu saja. Bukan. Bukan ini yang aku mau.

“Tunggu!” cegahku sembari menahan pintu agar tak tertutup sekaligus masuk apartementnya tanpa dipersilakan. Aku tak tahu. Aku merasa sakit jika Minho-ssi bersikap tak acuh padaku.

Ia datang menghampiriku setelah meletakkan kotak makan kimchinya. Oh, bukan. Ia berjalan melewatiku menuju pintu. Wajahku mulai memanas menahan tangis sekaligus sakit terhadap sikapnya.

“K-Kau mau pergi kemana?” tanyaku lirih menahan lengannya tanpa menatap. Aku tak mau ia melihatku dalam keadaan seperti ini. Itu lebih menyakitkan.

“Menemui kucingku,” jawabnya santai dan masih dingin.

Deg.

Mataku terbelalak mendengar jawabannya, ‘Menemui kucingnya? Itu berarti dirumah Changmin-ssi. Tidak. Ini tak boleh terjadi,’

“Jangan pergi,” cegahku lirih. Dan aku yakin ia mendengarnya.

“Beri aku satu alasan mengapa aku tak kau ijinkan pergi,” perintahnya. Aku bingung. Aku tak tahu alasan apa yang tepat untuk mencegahnya pergi ke rumah Changmin-ssi.

Berpikir dan terdiam. Hanya itu yang aku lakukan sekarang. Hingga ia lelah menunggu dan memutuskan melanjutkan berjalan menuju pintu.

Grep.

Tangannya sudah berada digagang pintu saat aku berbalik dan mencengkeram kedua siku tangannya dari belakang. Menumpukan kepalaku di punggung tegap itu. Wajah ini semakin memerah menahan lebih banyak air mata didalamnya.

“Aku.. Tak tahu mengapa aku melakukan ini, Minho-ssi. Aku merasa sakit saat kau bersama Changmin-ssi. Aku.. Aku..” suaraku mulai parau dan cairan bening ini sudah jatuh dengan sendirinya. “Aku.. Tak ingin kau pergi kesana. Jadi.. Aku mohon. Jangan pergi!” lanjutku terbata karena rasa sakit yang aku rasakan dihatiku.

Sret!!

Ia menarikku agar bisa menghadapnya. Mendorong memojokkanku dipintu yang masih tertutup. Meletakkan kedua tangannya dibahuku. Mencengkeramnya sedikit kuat. Mata indahnya mencoba menelisik mataku. Aku mengalihkan pandangan matanya. Aku hanya tak mampu melihatnya.

“Taemin-ah..” panggilnya lirih. Tak sedingin tadi. Ku beranikan mengarahkan mataku untuk menatapnya. Ia terlihat sendu. Tersirat luka dimatanya. “Saranghae..” ucapnya lirih.

Tiba-tiba wajahnya mulai mendekat kearahku. Apa yang akan ia lakukan? Matanya terpejam. Bibir sexynya menempel ke bibirku. Aku membelalakan mata tak percaya.

Bibirnya menempel untuk beberapa detik lamanya. Detik berikutnya, ia mulai melumat dan mengecup lembut bibirku. Aku pun mulai terbawa suasana dan memejamkan mataku.

Tubuh kami merosot kebawah tanpa melepas tautan. Setelah beberapa menit, ia melepas tautan kami dan menatapku penuh arti. Namun aku tak mengerti arti itu.

“Aku mencintaimu, Taemin-ah,” ucapnya lirih sembari mendekap tubuhku kedalam pelukannya. Hangat. Memejamkan mataku untuk sedikit menikmati tubuh hangatnya.

“Aku..”

“Tak apa. Perlahan-lahan. Aku akan menunggumu,” oh God! Usapan tangannya dipunggungku seperti ini yang aku suka. Begitu hangat dan menenangkan.

Inilah yang aku suka dari Minho-ssi. Ia tak pernah memaksaku untuk selalu membalas ucapan cintanya padaku. Ia lebih mengerti perasaanku bahkan dari diriku sendiri. Sedalam itukah cintanya padaku? Hingga ia merasa tak apa-apa selalu ku gantungkan perasaanya? Entahlah. Mungkin itu yang disebut cinta buta.

– FIN –

a/n : aduh gomen. ini kayaknya gagal yaa ㅠ.ㅠ padahal di scene aslinya sweet bgt sumpah, bahkan jd salah satu best sweet scene pilihanku. tapi apa boleh buat, ditanganku malah jd ancur begini. gomen gomen *deep bow*

bluesch©2015

Advertisements

6 thoughts on “Please, Don’t Go!

  1. ayu 2016-09-01 / 11:07 am

    Ijin bacaa. Elah taemin kenapa gk balas perasaan minho sih. Apa hubungan changminho

    Like

    • bluesch 2016-09-01 / 3:59 pm

      Gada hubungan apa-apa sih, cuman si taemin cemburu aja kalo minho sama changmin hehe ^^

      Terimakasih sudah baca dan mampir komen🙇

      Like

  2. maya krisan 2015-11-25 / 2:12 pm

    nah aku gak ngerti ap yang terjadi dengan chngmin Dan Minho Dan mengapa Minho marah serta dingin terhadap taemin. tapi suka aja dengan akhirnya.

    Like

    • sch-chan 2015-11-30 / 6:41 pm

      sengaja aku ganbarin samar2 sih hubungan antar changminho nya kkk. ceritanya si minho itu sifatnya dingin sekaligus hangat kalo sama temin nya wkwk
      makasih ya udh berkunjung😘

      Like

  3. icha 2015-08-23 / 8:55 pm

    taemin.. kau gengsi ya?? trima aja trima..
    kalo kamu ngga mau,biar minho sama aku aja..

    Like

    • sch-chan 2015-08-24 / 10:09 am

      YAK! GUE YG GA RELA LU SAMA MINHO GUE!

      Like

Fill this if you wanna say something about my post.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s